Sabtu, 21 Desember 2013

NOISE
  
Seperti kita bersama ketahui bahwa proses komunikasi yang efektif melalui metode S-M-C-R adalah pesan, atau ide, yang di gagas oleh komunikator dapat sampai kepada komunikan sebagai lawan bicara, lalu ada respon baik secara (positif ataupun negatif) yang diutarakan oleh komunikator sebagai bentuk umpan balik dari komunikan akan pemaknaan yang diterima dan diutarakan.

Dalam penyampaian pesan tersebut-pun, pasti ada terjadi sebuah hambatan-hambatan yang mempengaruhi proses komunikasi tersebut menjadi terhambat yang kita kenal dengan istilah "noise". Banyak pendapat diluar yang mengatakan bahwa noise tersebut hanya terjadi pada unsur Media yang menjadi penghambat, bahkan banyak juga opini masyarakat luas, bahwa sebuah proses komunikasi tersebut dapat terjadi sebuah noise banyak terjadi pada receiver sebagai penerima pesan dibandingkan sender sebagai penggagas pesan. 


Oleh sebab itu, apabila kita sebagai komunikator ataupun seorang komunikan, harus bisa memilah apa yang dinamakan dengan istilah noise tersebut, karena noise tersebut bukan hanya secara nyata terlihat atau terdengar (seperti gangguan signal, suara bising, dll)

Tidak ada komentar: